contoh pantun nasehat

180+ Contoh Pantun Jenaka, Nasehat, Cinta, Lucu, Agama, Teka-teki dan Lainnya

Pengertian, Jenis, Ciri-ciri dan Contoh Pantun – Semua orang suka pantun. Baik pantun jenaka, pantun nasehat, pantun cinta, pantun lucu, pantun agama atau pantun teka-teki, semuanya disukai oleh orang. Tapi tidak semua orang dapat membuat pantun. Perlu bakat dan kemampuan yang diasah.

Dengan pantun, semua pesan nasehat atau bahkan guyonan (kata orang sekarang punchline) menjadi lebihmenarik. Kata-kata juga semakin mudah diingat saat tersusun menjadi pantun.

Tak heran, orang-orang yang pandai berpantun biasanya amat disuka oleh orang-orang di sekelilingnya. Gimana dengan kamu? Barang kali mau mencoba berpantun hehe.

Kamu bisa mengungkapkan perasaanmu dengan pantun-pantun dibawah ini. Namun sebelum itu alangkah baiknya kita tahu apa itu pantun.


Pengertian Pantun


Pantun diambil dari kata “tuntun” yang bermakna mengatur, menyusun atau menuntun. Maksudnya pantun adalah kata-kata yang disusun sedemikian rupa sehingga menarik untuk didengar dan dibaca.

Sebenarnya pantun adalah puisi lama nusantara yang dikenal memiliki banyak istilah di berbagai daerah. Misalnya dalam bahasa Padang atau Minangkabau pantun dikenal dengan patuntun, dalam bahasa jawa dikenal dengan parikan dan dalam bahasa sunda dikenal dengan istilah paparikan.

Pada awalnya pantun hanya diucapkan secara lisan. Namun seiring perkembangan zaman maka banyak orang yang mengabadikan pantun dengan menulis. Itulah kenapa pantun dalam pantun-pantun yang sobat baca tidak ada pengarangnya. Karena memang pantun boleh dan bisa diucapkan oleh siapapun, tanpa bisa mengklaim miliknya.

Ciri-ciri Pantun

Pantun adalah susunan kalimat yang terdiri dari 4 baris yang bersajak silang A-B-A-B  atau AAAA. Setiap kalimat dalam pantun tidak terlalu panjang, sekitar 4-12 suku kata.

Pantun memiliki 2 bagian, yakni bagian sampiran dan bagian isi. Bagian sampiran yang terletak di awal pantun biasanya bercerita tentang fenomena alam dan tidak ada kaitannya dengan isi. Kemudian bagian isi yang berada di akhir adalah pesan utama pantun.

Nah, jika ingin memahami tentang pantun coba simak video berikut ini

Jenis-jenis Pantun

Ada banyak jenis pantun di Indonesia. Jenis pantun dibedakan tema bahasan dalam pantun. Misalnya pantun jenaka adalah jenis pantun yang isinya lelucon menggelitik. Lalu pantun nasehat adalah jenis pantun yang berisi nasehat petuah.

Kemudian pantun cinta adalah jenis pantun yang berisi pesan-pesan cinta. Pantun agama adalah jenis pantun yang berisi tentang pesan spiritual keagamaan.

Ada juga jenis pantun yang unik, yakni pentun yang berisi teka-teki sehingga yang mendengarnya perlu menjawab teka-teki tersebut.


Contoh Pantun Jenaka


contoh pantun lucu
rajakata.net

Berikut ini contoh pantun jenaka. Sobat sharing bisa gunakan untuk meramaikan suasana.

Anjing bermain dengan tali
Kera duduk membaca koran
Bagaimana hati tak geli
Kepala botak suka sisiran

Berenang jauh para ikan
Mereka bebas hatinya senang
Badan kurus kurang makan
Kalau ditiup goyang-goyang

Nemu gelang di pekarangan
Tapi gelang sudah karatan
Siapa nyampah sembarangan
Pasti pacarnya orang utan

Jalan-jalan ke pinggir empang
Nemu katak di pinggir empang
Hati siapa tak bimbang
Kamu botak minta dikepang

Pak Tegus pergi ke Bali
Melihat bule sedang menari
Aduh pantas kau bau sekali
Kau belum mandi enam hari

Burung Glatik
Lagi hinggap di batu. . .
Kamu memang cantik
Tapi kok badannya bau

Good morning
Selamat pagi
Gigi kuning
Ga pernah gosok gigi

Ada so’imah
Megang kayu
Terus masalah
buat you?

Meler-meler ingus keteter
Sampai sakit di kepala
Hati-hati sering teler
Bikin kamu meninggal dunia

Makan pagi sepiring berdua
Rasanya enak tiada tara
Awas cowok pandai menggoda
Diam-diam watak buaya

Jika sudah namanya cinta
Hati suka berbunga-bunga
Kalau sudah terbawa suasana
Senyum sendiri kayak orang gila

Itulah contoh pantun jenaka. Sobat sharing bisa mengubahnya sesuai dengan kondisi yang ada.


Contoh Pantun Nasehat


contoh Pantun Nasehat
antarapost.com

Berikut ini contoh pantun nasehat. Seringkali nasehat yang mengandung sastra lebih mengena.

Hari rabu memetik salak
Buahnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga

Orang dahulu hidup di goa
Biawak hidup di dalam rawa
Ikuti perintah orang tua
Tiap solat tak lupa berdoa

Tari piring tari saman
Tari lilin apinya berpijar
Al Quran adalah pedoman
Rajin-rajinlah engkau belajar

Kancil menulis di daun lontar
Ketika mentari telah bersinar
Belajar tak sekedar pintar
Namun menjadi pribadi benar

Sungguh indah syair setanggi
Menyusun kata bagai hiasan
Ilmu itu mesti tinggi
Jangan dunia sebagai batasan

Kolam penuh ikan sepat
Untuk dimasak di daun talas
Kalau ingin ilmu manfaat
Cari guru yang tulus ikhlas

Sepah tebu rasanya hambar
Bila dibakar pasti berkobar
Jika engkau slalu bersabar
Ilmumu pasti kan lebar

Kepada siapa datangnya wahyu
Kepada Nabi wahyu turun
Dari mana datangnya ilmu
Dari belajar dengan tekun

Air jeruk dalam kulkas,
makan roti dengan keju.
Niatlah belajar dengan ikhlas,
hanya Allah yang dituju.

Keliling kota naik becak,
meski lama tiada jemu.
Banyak-banyak engkau membaca,
Karena membaca kuncinya ilmu.

Tinggi gunung tak tergapai,
gunung biru jauh di seberang.
Kalau murid menjadi pandai,
hati gurupun ikut senang.

Tinggi bayam berjengkal-jengkal,
bayang dijinjing karena ringan.
Kepada Allah bertawakal,
tempat diri mohon pertolongan.

Ibu memakai sebuah gelang,
Perut lapar segera makan.
Lima waktu janganlah hilang,
dimanapun selalu tunaikan.

Pohon tinggi jatuh membayang,
jalan setapak dari Ketapang.
Siapa yang rajin sembahyang,
sejuk di hati dadapun lapang.

Membentang luas langit biru,
langit senja bagai perunggu.
Solat subuh harus diburu,
pahala besar selalu menunggu.

Tupai lompat mencuri kentang,
kentang habis tinggalah ikan.
Sholat magrib waktu petang,
jangan pernah kau tinggalkan.

Hidup sederhana selalu hemat,
itulah perintah syariat.
Ayo muslimin dan muslimat,
mari kita keluarkan zakat.

Pohon jati tumbuh berjajar,
pandai berpantun orang Banjar.
Kalau kita malas belajar,
cita-cita takkan terkejar.

Seram sekali Bukit Hantu,
pergi sendiri membawa lampu.
Orang lain takkan membantu,
jika malas jadi tabiatmu.

Lama sudah tak bertemu,
bertemu sekali meminum jamu.
Jauhkan malas dari hidupmu,
Pastilah cerah masa depanmu.

Demikianlah contoh pantun nasehat. Semoga kita dapat mengambil manfaat dari nasehat-nasehatnya ya.


Contoh Pantun Cinta


contoh pantun cinta

Berikut ini contoh pantun cinta yang romantis abis. Sobat bisa lantunkan pantun cinta ini di depan pasangan tercinta.

Bunga disiram takkan layu
Slalu berbunga tiada jemu
Jangan takut kehilanganku
aku tak akan pergi darimu

Jalan-jalan ke Ciamis
Ada gedung parkirnya gratis
Aku cinta sama si kumis
orangnya ganteng lagi romantis

Setiap pagi makan bubur
Lengkap dengan segelas susu
Setiap saat slalu tertidur
kuingin kau ada di mimpik

Buah itu jangan dipetik
Susah payah saat ditanam
Engkaulah gadis tercantik
Kuimpikan siang dan malam

Sore-sore makan sekoteng
Belanjanya di pasar minggu
Abang sayang yang ganteng
Neng disini selalu menunggu

Kemanapun kaki melangkah
Aku selalu mengurai doa
Kemanapun cinta merambah
Aku selalu mengurai setia

Sungguh bahaya ular berbisa
Jika tergigit akan koma
Sungguh bahagia terasa
Bila kita selalu bersama

Ada orang Bengkulu dijitak
Di jitak sama orang Batak
Selama jantungku berdetak
Cintaku tak akan luluh lantak

Burung terbang di atas turi
hinggap sebentar di pohon kenari
Kasih sayangku amatlah murni
Bagai embun di pagi hari

Pinggir sungai banyak nipah
sayang airnya terasa sepah
Kasih sayang semakin berlimpah
jadikan hidupku semakin indah

Dari jauh datangnya tamu,
Hanya untuk mencari ikan.
Izinkan aku mencintaimu,
cinta selalu sepanjang zaman.

Gunung Jati anak Rara Santang
dicintai juga disayang
Walau banyak godaan datang
teguh hatiku tak pernah goyang

Di Bandar banyak orang
hilir mudik kanan dan kiri
Tak pernah pudar kasih sayang
Tambah erat hari ke hari

Papan rengat dari rawa
semua orang ingin membawa
Cintamu hangat di dalam jiwa
saperti cahaya dari sang surya

Apa tanda orang istana,
semua barang selalu baru.
Apa tanda tumbuh cinta,
terasa di dada rasa cemburu

Panjang ekor ikan pari
Meski panjang tidak berduri
Jalan-jalan di sore hari
melepas penat damaikan diri

Harum wanginya bunga selasih
Tersiram hujan daunnya basah
Belahan jiwa curahan kasih
Tempat hilangkan resah gelisah

Taruh kembali pisau belati
karena tajam bagaikan duri
Cinta kasih di dalam hati
Biarlah tumbuh dan berseri

Arjuna satria pandai memanah,
dari negeri antah berantah.
Agar rumah tangga sakinah,
taat pada apa yang diperintah.

Gelang emas di dalam peti
hilang satu di taman melati
Kasih sayang yang sejati
membawamu bahagia hingga mati

Banyak orang menumpuk harta
nasib buruk pula yang diterima
Cinta sejati mengarahkan kita
menuju surga bersama-sama

Itulah sedikit contoh pantun cinta. Masih banyak yang lainnya. Sobat bisa juga membuatnya.


Contoh Pantun Lucu


Berikut ini contoh pantun lucu dan kocak yang bisa mengocok perut. Cocok buat pembuka canda dikala suntup.

Empat kali empat
Sama dengan enam belas
Cepat atau lambat
Cintaku pasti kau balas 😀

Badan siapa terkena kudis
Obati saja dengan lada
Siang malam merayu gadis
Duduk bersanding bersama janda 😀

Orang bijak santun bicaranya
Orang baik santun prilakunya
Orang pinter cepat berfikirnya
Orang stress nyetatus melulu kerjanya 😛

Buah belimbing kesukaan kalong
Lu kayak kambing pas lagi monyong 😛

Berakit-rakit ke hulu
Berenang-renang ketepian
Ayok berangkat ke penghulu
Dari pada Cuma temenan

Beli kentang dibuat rujak.. ,
Biar mantap dicampur sambal..,
Tidur terlentang tidak nyenyak..,
Tidur tengkurap ada yang mengganjal..

Makan bubur di atas meja…,
Minumnya jus di balik rak…,
Hari libur terus bekerja..,
Dapat bonus ambilnya di ira,  wkwk

Kalau ada sumur diladang..,
Bolehlah kita menggosok gigi..,
Kalau anda di warung padang..,
Bolehkah kita ditraktir lagi..

Hari minggu sudahlah siang..
Setelah siang datanglah petang…
Ditunggu tunggu tak juga datang…
Sekalinya datang kok nagih utang…

Kue rangin rasanya manis..
Kue tar bukanlah lapis..
Malam dingin hujan gerimis..
Sebentar bentar kebelet pipis..

Ini musim masih penghujan…
Kata simbok jangan nakal..
Kalau muslim silahkan Jumatan..
Bawa gembok amankan sendal..

Hujan gerimis deraslah amat..
Ada kilat bertabrakan..
Hari kamis malam jumat..
Yang mau kumat dipersilahkan

Masak ayam masak tumis..
Iris tipis sampai habis..
Selasa malam hujannya gerimis..
Dompet tipis makin kritis.

Ikan gabus di rawa-rawa,
Ikan belut nyangkut di jaring,
Perutku sakit menahan tawa,
Gigi palsu loncat ke piring

Jual betik dengan kandil,
Kandil buatan orang Inggeris,
Melihat buaya menyandang bedil,
dan kerbau tegak berbaris

Orang menganyam sambil duduk,
Bila sudah bawa ke balai,
Melihat ayam memakai tanduk,
Datang musang meminta damai

Burung perkutut
burung kutilang
Kamu kentut
kagak bilang bilang

Ikan duyung ikan sapu
Burung irian burung cendrawasih
Itulah pantun lucu dariku
Cukup sekian dan terima kasih

Itulah contoh pantun lucu yang mengundang tawa. Semoga sobat suka ya.


Contoh Pantun Agama


contoh pantun agama
syairko.com

Berikut ini contoh pantun agama. Nasehat-nasehat agama juga lebih berkesan bila disusun menjadi pantun.

Kemumu di dalam semak
Jatuh sehelai selarasnya
Meski ilmu setinggi tegak
Tak sembahyang apa gunanya

Ayah pergi membeli tembaga
Dipakai untuk merekatkan parang
Apabila ingin masuk surga
Sering mengaji dan sembahyang

Asam kandis asam gelugur
Kedua ayam si riang-riang
Menangis mayat di pintu kubur
Teringat badan tidak sembahyang

Anak ayam turunlah satu
Mati satu tinggallah habis
Tersiksa badan waktu itu
Sebab mengikuti setan iblis

Nangka muda digulai lemak
Buah keranji masak tersangkut
Harta dunia jangan di tamak
Kalau mati tak akan mengikut

Jangan senang memfitnah orang
Orang benci Tuhan pun murka
Jangan senang melalaikan sembahyang
Jika mati masuk neraka

Tante Mayang istrinya jaksa
Membeli bubur dikasih laksa
Tidak sembahnyang tidak puasa.
Di dalam kubur pasti disiksa.

Terang bulan terang Cahaya
Cahaya memancar ke Tanjung Jati
Jika kau ingin hidup bahagia
Beramal ibadah sebelum mati

Banyaklah masa antara masa
Tidak seelok masa bersua
Meninggalkan solat jadi biasa
Tanpa takut api neraka

Dua tiga empat lima
Enam tujuh delapan sembilan
Kita hidup tak akan lama
Jangan lupa siapkan bekalan

Banyak orang menggali perigi
Ambil buluh kemudian diikat
Ilmu dicari tak akan rugi
Untuk bekal dunia akhirat

Kera di hutan cekat melompat
Si pemburu memasang jerat
Hina sangat sifat mengumpat
Dilaknat Allah dunia akhirat

Daun tetap di atas dulang
Anak udang mati dituba
Dalam kitab ada terlarang
Perbuatan haram jangan dicoba

Redup bulan nampak akan hujan
Pasang pelita sampai berjelaga
Hidup mati di tangan Tuhan
Tiada siapa dapat menduga

Anak ayam turun sepuluh
Mati satu tinggal sembilan
Bangun pagi sembahyang subuh
Agar dapat ampunan tuhan

Sayang-sayang buah kepayang
Buah kepayang hendak dimakan
Manusia hanya boleh merancang
Kuasa Allah yang menentukan

Lembayung di antara semak
Jatuh melayang ke dalam paya
Walau ilmu setinggi tegak
Tidak sembahyang apa gunanya

Indah sekali pintu dipahat
Bergambar daun dan dahan
Kalau ingin hidup selamat
Taat selalu perintah tuhan

Anak ayam turunnya lima
Mati satu tinggalah empat
Turut mengikut alim ulama
Supaya betul jalan selamat

Terang bulan indah bercahaya
Cahaya memancar ke Tanjung Jati
Jika engkau hendak bahagia
Beramal Ibadat sebelum mati

Air cuka bercampur pasta,
terkena mata jadi terluka.
Jangan suka berkata dusta,
Kalau tak ingin masuk neraka

Ikan pari loncat ke selokan,
Bisa-bisa mati kurang makan.
Didik diri jadi dermawan,
sedekah jariyah sebagai bekalan

Kalau tuan pergi ke Tuban
Jangan lupa mampir ke Daka
Shalat itu perintah Tuhan
Jika ingkar masuk neraka

Bunga besar bunga raflesia,
Bunga kecil bunga melati.
Cepatlah taubat wahai manusia,
Jangan menunggu sampai kau mati.

Air dan api slalu berlawanan,
Langit dan bumi adalah berjauhan.
Kalau hati penuh kedengkian,
Siaplah orang yang mau berteman.

Hari minggu mancing di kali,
di pinggiran melihat buaya.
Hidup di dunia hanya sekali,
maka jalani dengan sebaik-baiknya.

Makan mendoan di kantin sekolah,
Minum teh sisri bersama Falah.
Maaf jika aku telah berbuat salah,
Kasih tahu aku InsyaAllah bisa berubah.

Ada gadis perawan,
paling cantik di kampungnya.
Hormatilah ibumu kawan,
Ada surga di telapak kakinya.

Naik delman ditarik kuda,
Melewati desa dan rawa-rawa.
Harta tak dibawa saat kau tiada,
Amal Sholeh yang akan kau bawa.

Nangka muda digulai lemak,
Buah beri masak tersangkut.
Harta dunia jangan ditamak,
Bila mati takkan mengikut.

Itulah contoh pantun agama yang sangat positif pesan-pesannya. Bisa disampaikan ke sanak saudara agar hatinya terbuka.


Contoh Pantun Teka-Teki

contoh pantun teka-teki
kampunglucu.com

Contoh pantun teka-teki ini berfungsi untuk mengajak berfikir pendengarnya. Bisa digunakan
sebagai ice breaking dalam suatu seminar atau training bila audiens mulai mengantuk.

Jikalau tuan tajuk cendana,
Ambil gantang jemurkan pala,
Jikalau tuan memang bijaksana,
Binatang apa ekor di kepala?
(Jawabannya: Gajah)

Berlayar perahu dari Berandan,
Menuju arah Selat Malaka,
Lebar kepala dari badan,
Apakah itu coba kau terka?
(Jawabannya: Ikan pari)

Burung nuri burung dara,
Terbangnya di sekitar layangan,
Cobalah cari wahai saudara,
makin diisi makin ringan,
(Jawabannya: Balon)

Kalau tuan bawa keladi,
Bawa juga sipucuk rebung,
Kalau tuan bijak bestari,
Apa binatang tanduk di hidung?
(Jawabannya: Badak)

Bila tuan muda teruna,
Pakai seluar dengan gayanya,
Bila tuan bijak laksana,
Biji di luar apa buahnya?
(Jawabannya: Buah Jambu Mete)

Meski dibungkus bukan kiriman,
Sudah takdir Allah yang satu,
Walau ditanam bukan tanaman,
Cobalah terka apakah itu?
(Jawabannya: Mayat/jenazah)

Buah budi bedara mengkal
Masak sebiji di pinggir pantai
Hilang budi bicara akal
Buah apa yang tidak bertangkai?
(Jawabannya: Buah hati)

Contoh Pantun Teka-Teki

Anak-anak bermain batu
Batu dilempar satu persatu
Berbadan lurus matanya satu
Ekornya tajam apakah itu?
(Jawabannya: Jarum)

Jika tuan pakai lencana
Pakailah songkok di atas kepala
Jika tuan memang bijaksana
Binatang apakah tak berkepala?
(Jawabannya: Ketam/Kepiting/yuyu)

Dina merenung suaranya sumbang,
Duduk bersantai dan telah pasrah,
Dia berdengung tapi bukan kumbang,
Punya belalai namun bukan gajah?
(Jawabannya: Lebah)

Sebuah benda bentuknya bulat,
Ianya ada dari pada besi,
Jika bermain diikat kuat,
Dilempar hidup dipegang mati?
(Jawabannya: Gasing)

Berpohon bulat daunnya rindang,
Asam dan hijau kala muda,
Bentuknya ia bagai bintang,
Kalaupun masak, kuninglah ia?
(Jawabannya: Belimbing)

Kalau kamu membeli tikar,
Tikar terbuat dari mengkuang,
Kalau kamu memang pintar,
Ular apa yang melilit pinggang?
(Jawabannya: Ikat Pinggang)

Terburu-buru ke kamar mandi,
Ternyata lupa membawa sabun,
Coba tebak apakah ini,
Selalu naik tak pernah turun?
(Jawabannya: Umur)

Contoh Pantun Teka-Teki

Tempat duduknya sangat tinggi,
Namun ia bernasib malang,
Saat malam ia berseri,
Bila siang ia menghilang?
(Jawabannya: Bintang)

Janganlah kau suka mengolok,
Bisa-bisa rugi akhirnya,
Ialah daun tak punya pokok,
Setiap bangunan memilikinya?
(Jawabannya: Pintu)

Pergi bertemu si pandai besi,
Dia mengasah pedang biasa,
Dicari-cari sulit sekali,
Andai ketemu dibuang ia?
(Jawabannya: Upil)

Memancing ikan di tengah kali,
Memakai umpan berupa cacing,
Badannya sangat luas sekali,
Berbulu banyak tak berdaging?
(Jawabnya: Jawabannya: Karpet)

Soimah Bersama anak laki-laki
Duduk makan keropok lekor
Yang mengejar tak berkaki
Yang dikejar tak ber ekor?
(Jawabnya: Ular dan Katak)

Bila tuan tajuk cendana
Ambil padi sukatkan padi
Bila tuan memang bijaksana
Binatang apa bertanduk di kaki?
(Jawabnya: Ayam jantan)

Jika tuan tajuk cendana
Ambil gantang sukatkan mulut
Jika tuan memang bijak laksana
Binatang apa bertanduk di mulut?
(Jawabnya: Nyamuk)

Seperti itulah contoh pantun teka teki. Bila pendengar sudah menyerah tidak tahu jawabannya
barulah sobat beri tahu jawabnya 😀


Contoh pantun Pendidikan


contoh pantun pendidikan
poetry.com

Berikut ini contoh pantun pendidikan yang sangat baik buat memacu semangat belajar pelajar Indonesia.

Masak angsa di kuali
Bukan lagi di perigi
Sebaiknya kamu mengabdi
Di pangkuan ibu pertiwi

Tanam padi di tengah sawah
Sawah subur hasil melimpah
Pagi hari ke sekolah
Sore hari ke madrasah

Kalau kau pergi ke dusun
Jangan lupa bawa beras
Belajarlah dengan tekun
Supaya kau naik kelas

Pergi ke hutan cari rusa
Hendaklah kau bawa tali
Wahai anak cucu bangsa
Hendaklah kau bangun ngeri

Kain tenun dari sumbawa
Kain batik dari pekalongan
Kalau ingin jadi mahasiswa
Sekolah Dasar jangan diabaikan

Di sana gunung di sini gunung
Ditengah-tengahnya danau Toba
Ke sana bingung ke situ bingung
Lebih baik sekolah saja

Citah perang melawan citah
Seekor pelatuk mati di tengah
Jika kau tak mahu sekolah
Ayah bunda pasti gelisah

Pohon jati kuat kayunya
Pohon kapuk tinggi batangnya
Murid rajin banyak ilmunya
Murid malas banyak bohongnya

Hari minggu pergi berburu
Berburu rusa bersama teman
Anak baik hormati guru
Itu namanya murid budiman

Hujan angin tak jadi pergi
Hujan reda pergi ke pantai
Di sekolah jangan berkelahi
Jika berkelahi tak jadi pandai

Demikianlan contoh pantun pendidikan yang bisa sobat jadikan referansi. Terutama bila sobat sharing adalah guru SD atau PGMI.


Contoh Pantun Anak-anak


Anak-anak selalu suka hal yang baru. Barang kali contoh pantun anak-anak ini dapat menjadi bahan pemacu semangat mereka.

Dengar lagu berirama
Tersenyumlahlah si adik manja
Mari main bersama-sama
Jangan duduk sendiri saja

Tengoklah burung kutilang
Terbang tinggi dia pulang
Mari main dengan senang
Jadi anak yang periang

Pagi ini membaca koran
Baca berita orang hilang
Bermain kejar-kejaran
Badan sehat hati pun senang

Ada kain berwarna merah
Sungguh indah dipandang mata
Kalau main jangan marah
Senang sahaja bersuka cita

Terbang tinggi  burung pelatuk
Sambil memakan ikan kutuk
Bahagianya dengarkan atuk
Berdongeng sampai terbatuk-batuk

Ada hiburan kuda kepang
Penarinya sedang bergoyang
Ayo kita ke tanah lapang
Untuk bermain layang-layang

Jalan-jalan ke kota Padang
Bersama adik dan juga abang
Angin bertiup dengan sedang
Layang-layang pastilah terbang

Suara kereta tut tut tut
Terdengar hingga Ci Salak
Udin lari terkentut-kentut
Ternyata dikejar anjing galak

Burung dara terbang melanglang
Hinggapnya di pucuk pepohonan
Setiap kali ayah pulang
Selalu saja banyak makanan

Kolang kaling es kelapa
Campur sedikit daun bidara
Ayah pulang bawa apa
Pastilah Ayah bawa gembira

Rajut kain dengan benang
Rajutnya oleh putri dayang
Ayah pulang hatiku senang
Wajah ibu juga kan riang

Sapi putih tarik pedati
Pedatinya bergoyang-goyang
Ayah selalu baik hati
Aku ditimang slalu disayang

Bunga cantik namanya seroja
Hewan lentik namanya rusa
Jalan-jalan ke mana saja
Mungkin ke kota atau ke desa

Empek-empek bumbu cuka
Lezat sekali dirasa lidah
Ke kota aku sangat suka
Ke desa pun banyak yang indah

Pasar baru pusatnya kain
Awas dompet jangan hilang
Desa tempatnya bermain
Bagai bolang berpetualang

Kain batik banyak sekodi
Perca tersimpan di dalam goni
Turun ke sawah menanam padi
Bermain lumpur bareng petani

Dulang bukan sembarang dulang
Dulang besar melebihi rantang
Bolang bukan sembarang bolang
Bolang berani menyerah pantang

Wangi nian kembang kenanga
Manalah indah pohon ara
Naik gunung mencari bunga
Hati senang riang gembira

Hujan turun belum reda
Airnya rembes dari talang
Berpetualang selagi muda
Hatimu bebas bagaikan elang

Hanya itu contoh pantun anak-anak yang kami sajikan. Sebenarnya masih sangat banyak. Tapi shobat sharing bisa membuatnya sendiri sehingga lebih pas buat kondisi disana.


Contoh pantun perpisahan


Ini adalah contoh pantun perpisahan yang mewakili perasaan setiap insan yang mau berpisah atau telah berpisah. Setelah baca ini kamu jangan ikut baper yaa

Batang selasih permainan anak
Daunnya sehelai dimakan kuda
Bercerai kasih bertalak tidak
Seribu tahun kembali juga

Batang selasih permainan anak
Tumbuhnya jarang di tepi telaga
Bercerai kasih bukan kehendak
Paksaan orang dituruti juga

Pucuk pauh selara pauh
Sembilu ledung ledungkan
Adik jauh Abangnda jauh
Bila rindu sama menungkan

Kalau ada sumur diladang
Boleh saya menumpang mandi
Kalau ada umur yang panjang
Boleh kita berjumpa lagi

Anak tani mengutip lokan
Lokan dikutip untuk dimakan
Sayang anak tangan-tangankan
Sayang isteri tinggal-tinggalkan

Berjalan di malam kelam
Ada baiknya mengajak berteman
Mengapa pungguk rindukan bulan
Bunga banyak kembang ditaman

Hilir rakit berkajang kain
Dimana teluk singgah bertimba
Niatku bukan pada yang lain
Adinda seorang tiada yang kedua

Bunga lada tingginya sama
Petik setangkup bunga melati
Kanda pergi terlalu lama
Manakah sanggup dinda menanti

Gimana sobat sharing, setelah baca contoh pantun perpisahan tadi. Makin kuat atau semakin baper.. hehe


Contoh pantun romantis


contoh pantun romantis

Inilah contoh pantun romantis. Sobat bisa gunakan pantun-pantun ini disaat berdua dengan pasangan.

Walau hanya sebuah jambu
Namun ini bisa diramu
Walau kita jarang bertemu
Cinta ini hanya untukmu

Sangat laku jualan jamu
Jualnya ke tanah seberang
Saat aku melihat dirimu
Dunia rasanya terang benderang

Beribu-ribu kain batik
Hanya satu yang tertimpa pena
Beribu-ribu gadis cantik
Cuma dirimu yang mempesona

Maluku penghasil pala
Tanah sumba banyak kuda
Lihat kamu pusing kepala
Tidak bertemu sakit di dada

Anak kecil berkepang pita
Hendak berangkat main ke kota
Padamu aku jatuh cinta
Siang malam tampak di mata

Sinta adalah adiknya Santi
Kakak duduk adik berdiri
Hilang bunga bisa diganti
Kehilangan kamu kemana dicari

Deras arus Kali Malang
Naik perahu sangat lama
Senang hati bukan kepalang
Kalau cintaku kau terima

Makan tahu bumbu petis
Duduk sendiri sambil merenung
Aku bukan lelaki romantis
Namun kesetiaanku setinggi gunung

Ikan berenang kejar sampan
Mencari sahabat mencari teman
Tidak kaya tidak tampan
Tapi kau buatku nyaman

Kancil terikat mulut meronta
Datang kerbau sama buaya
Kau membawakan aku cinta
Ditambah dengan rasa setia

Koran dipakai membungkus ikan
Ikan pari punya kesaktian
Bukan hadiah yang kuharapkan
Cukuplah  engkau beri perhatian

Terbang tinggi burung nuri
Hendak menuju negeri peri
Izinkan aku menjadi bidadari
Mendampingimu sepanjang hari

Masak gulai sepikulan
Enaknya tak ada lawan
Lemah gemulai bila berjalan
Dialah gadis yang menawan

Enaknya gulai ditambah roti
Untuk bekal dalam pedati
Sudah pandai rendah hati
Pastilah dia lelaki sejati

Segar pempek sebab cuka
Lezat dan nikmat pasti rasanya
Banyak orang yang suka
Memang dia baik hatinya

Begitu indah alam semesta
Lebih indah dari mutiara
Apakah tanda hatinya cinta
Penuh kasih bersikap mesra

Bila datang bayang-bayang
Bintang bersinar berkelipan
Bila memang ia sayang
Lembah lembut tuturnya sopan

Keris bertuah amat sakti
Kalah oleh iman nan hakiki
Apakah ciri cinta sejati
Berani berkorban tak kenal henti

Itulah contoh pantun romantis yang dapat menambah kuat hubungan sobat dengan pasangan. Kurang romantis? Hmm… sobat sharing bisa membuat sendiri yang lebih romantis.


Contoh pantun gombal


Nah, kalau contoh pantun gombal ini cocok banget buat yang masih pendekatan. Biar kamu nggak kehabisan bahan nunjukin perasaan 😀

Dalam nampan banyak kedondong
Hei tampan godain kita dong!

Pohon duren pohon kendondong
Abang keren, gendong adek dong!

Bikin atap dari daun lontar
Bila kamu menatap, hatiku bergetar

Buah kemumu dimakan ikan
Senyumanmu sulit kulupakan

Buah manggis buah meladih
Kamu nangis akupun sedih

Beli cuka beli permata
Bila kau suka, akupun cinta

Bukan koran tapi catatan
Nggak perlu pacaran, mending nikahan

Duduk anteng makan srikaya
Akang ganteng, lamar aku ya

Minum jamu daun nangka
Lihat parasmumu langsung suka

Pohon randu berbuah randu
Aku rindu sangatlah rindu

Itulah sedikit contoh pantun gombal gombalan. Memang biasanya untuk membuat gombalan orang-orang nggak mau ribet. Jadinya hanya dua baris saja..


Contoh pantun Remaja


Berikut ini contoh pantun remaja. Tentunya paling cocok buat diungkapkan diantara para remaja. Tapi tidak masalah juga bila dipakai yang tau.

Pepaya padat penuh berisi
Bila dimakan enak rasanya
Nama dan alamat telah kuberi
Jangan lupa kunjungannya

Nasi uduk nasi digarang
Dimakan pakai sambal terasi
Hati adik tetiba senang
Sebab abang tepati janji

Ujunglah badik setajam duri
Diasahnya menjelang petang
Tak perlu adik bersedih hati
Sebab abang sudah datang

Pohon ringin pohon manggis
Pohon ditebang jadi dua
Lihatlah sobat ia sungguh manis
Saat tertawa tiada dua

Demikianlah contoh pantun remaja dari saya. Boleh koq sobat sharing ambil buat disebar.

 

Leave a Comment