bahaya riba dan efek riba

Bahaya Riba dan Efeknya untuk Bisnis Serta Kehidupan Keluarga

Sahabat sharingk, pada artikel ini saya akan sharing tentang bahaya riba. Tulisan ini ditulis setelah mengikuti Pesantren Bisnis Indonesia Jawa Timur di Sarangan Magetan.

Ada sesuatu yang sangat berkesan dari materi-materi yang disampaikan, yaitu soal bahaya riba. Disana dikupas tuntas tuntas bagaimana efeknya jika membangun bisnis dengan uang riba, dan efek jika kita membeli sesuatu dengan cara riba.

Orang yang ber-riba akan diperangi oleh Allah dan Rosul-Nya

“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu .” (Al Baqarah: 278-279)

Sahabat sharingk, batapa dahsyatnya diperangi oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Allah mempunyai banyak pasukan. Diantaranya para malaikat, para jin, gunung-gunung, laut, batu, angin, sungai dan semuanya adalah pasukan Allah Subhanahu Wata’ala . Pasti binasa melawannya.

Kemudian yang paling membuat saya tertegun adalah saat dibahas mengenai azab Allah, ternyata yang pertama kali diserang oleh Allah adalah keluarga. Ya, kehancuran keluarga.

Sudah banyak contohnya begitu banyak pengusaha besar, kaya, ganteng, mentereng, menderita karena istrinya melawan, anaknya tak bisa diatur, bandel dan lain-lain.

Puncaknya, bisnis yang ia bangun dengan uang pinjaman bank (riba), hancur berantakan. Hutangnya bertumpuk. Payah sepayah-payahnya akibat perang melawan Allah Subhanahu Wata’ala.

Contoh yang terkenal adalah kisah Bpk. Heppy Trenggono Presiden IIBF (Indonesia Islamic Business Forum) yang membangun perusahaan besar di bidang pertanian kelapa sawit. Atas kuasa Allah Subhanahu Wata’ala usaha itu bangkrut dan menyisakan hutang sebesar 63 Milyar.

Dalam suasana perihnya kebangkrutan tersebut justru beliau mendapat hidayah dari Allah untuk bertaubat dari riba. Saat itu beliau hanya memiliki sisa uang sebesar 1 Milyar di perusahaannya. Dengan tekat yang bulat beliau ambil separuhnya untuk bersedekah kepada anak yatim secara rutin.

Keputusan ini menimbulkan pertentangan di dalam perusahaannya sehingga banyak karyawan yang mengundurkan diri.

Beliau membangun perusahaannya kembali tanpa uang riba dan terus istiqomah sedekah. Dengan setumpuk pengalamannya lambat laun perusahaannya mulai berkembang lagi.

Sampai akhirnya beliau mampu melunasi hutangnya 63 Milyar dan bahkan mampu mendirikan perusahaan baru dalam dibidang alat berat dan makanan yang diberi nama Happyfood.

Beliau tetap memberi makan anak yatim dari masa keterpurukannya sampai sekarang yang nilai perusahaannya mencapai 7 Trilyun rupiah tanpa hutang.

Sungguh kisah yang sangat inspiratif dan menjadi pelajaran bagi kita agar tidak menantang diperangi oleh Allah Subhanahu Wata’ala.

Ada juga kisah Pak Azis di Ponorogo yang terjerat hutang 11 Milyar akibat hutang riba. Bisnisnya hancur. Sampai-sampai beliau menghalalkan segala cara untuk membayar hutang ke bank.

“Tidak ada dosa yang tidak pernah saya lakukan” cerita beliau di forum Pesantren Bisnis Indonesia Jatim. “Dari mulai mencuri, merampok sampai menjual diri ke nyi blorong” lanjutnya. Inilah kejamnya riba. Spirit riba adalah keserakahan, bukan memberi pertolongan.

Tetapi alhamdulilah sekarang pak Azis dan kawan-kawan telah bertaubat dan bergabung menjadi salah satu pasukan Allah Subhanahu Wata’ala memerangi riba.

Demi Allah.. Saya tidak ingin salah satu diantara sahabat sharingk sekalian mengalami itu. Mungkin tidak semua dari kita seorang pengusaha, sehingga bukan kebangkrutan yang kita alami. Tapi bisa jadi perceraian, anak-anak bandel, keluarga tidak sakinah, tiap hari cek-cok dll. Akibat keluarga makan harta riba. Na’udzubillahi min dzalik..

Uang riba yang masuk ke tubuh akan mengalir dalam darah dan membuat anggota keluarga kita serba dosa. Survey membuktikan bahwa ribuan rumah tangga bercerai bukan karena selingkuh. Lantas karna apa? Bisa jadi karena riba..

Semakin dipuja-pujinya sistem riba di negeri ini membuat Allah kerap kali mencabut banyak kebahagiaan dari keluarga Indonesia. Buktinya angka perceraian dimana-mana meningkat tajam. Orang-orang tua kita heran, padahal jaman dahulu tidak seperti ini.

Ternyata riba tidak hanya bunga bank, tapi juga asuransi, kredit-kredit barang, leasing mobil / motor dan lain-lain.

 

Sahabat sharingk, sebelum karir kita lebih tinggi, sebelum kebutuhan smakin banyak, dan sebelum gaya hidup kita terlalu tinggi, mari fahami bentuk-bentuk riba dan bahaya riba agar kita bisa menahan diri.

Tidak perlu kredit macam-macam jika belum mampu bayar cash, tidak perlu asuransi karna rizki Allah yang mengatur, tidak perlu pinjam-pinjam bank konfensional (lebih baik pinjam ke saudara jika mendesak). Karena hutang dengan riba bukanlah alternatif pilihan.

Jika bersyukur, gaji berapa pun pasti cukup untuk hidup.  Tapi jika untuk gaya hidup, berapa pun gaji pasti takkan cukup. Al-hasil, gaji semakin naik makin brani ber-kredit. Motorlah, mobil lah, panci lah, mek up lah.. semua kredit. Sehingga semakin tinggi karir bukannya semakin kaya tapi semakin banyak tagihan. Kapan terasa bahagia?

Sekali lagi sahabat sharingk, pasukan Allah itu banyak. Mari hindari perang melawanNya, agar keluarga kita selamat.

Menurut Bpk. Heppy Trenggono, boleh hutang. Tapi hutang yang baik. Ciri-ciri hutang baik:

  1. Hutang untuk mengungkit usaha, bukan untuk konsumtif.
  2. Hutang yang tidak riba.
  3. Tidak memiskinkan.

 

Kemudian setelah mengikuti Pesantren Bisnis Indonesia, saya coba kumpulkan bahaya-bahaya riba beserta dalilnya. Ternyata memang riba menimbulkan banyak masalah, berikut diantaranya:

1. Bahaya Riba Menghilangkan keberkahan Harta

Harta yang diperoleh dengan cara riba tidak berkah. Artinya tidak harta tersebut tidak dapat menambah kebaikan pada pemiliknya, namun hanya akan musnah.

Bahaya riba dan Efek Riba
Bahaya riba dan Efek Riba

2. Bahaya Riba Menjadikan Manusia Seperti Gila

Di hari kiamat kelak manusia yang termasuk dalam pelaku riba akan dibangkitkan menjadi seperti orang gila. Bahkan banyak kejadian kondisi seperti ini banyak dialami pelaku riba saat masih di dunia. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-baqoroh ayat 275:

Bahaya riba dan Efek Riba
Bahaya riba dan Efek Riba

Ibnu Katsir rohimakumulloh menjelaskan tentang ayat ini, “tidaklah mereka berdiri (dibangkitkan) dari kuburnya di hari kiamat kecuali seperti berdirinya orang yang kerasukan dan dikuasai setan”

3. Bahaya Riba: Akan Disiksa di Akhirat

Penyiksaan bagi pelaku riba di neraka telah digambarkan dalam sebuah hadist, yaitu dengan cara disuruh berenang di sungai darah dan mulutnya dilempari bebatuan. Na’udzubillahi min dzalik..

Bahaya riba dan Efek Riba
Bahaya riba dan Efek Riba

4. Bahaya Riba: Allah Tidak Menerima Sedekah, Infaq dan Zakat yang dikeluarkan dari Harta Riba

Bahaya riba dan Efek Riba
Bahaya riba dan Efek Riba

5. Bahaya Riba: Doa Pemakan Riba Tidak Didengarkan Oleh Allah Subhanahu Wata’ala

Rosulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda dalam sebuah hadist riwayat Muslim:

Bahaya riba dan Efek Riba 5
Bahaya riba dan Efek Riba 5

6. Bahaya Riba Menjadikan Hati Menjadi Keras

Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanahu Wata’ala dalam surat Al-Muthaffifin ayat 14 berikut ini:

Bahaya riba dan Efek Riba
Bahaya riba dan Efek Riba

Ditambah hadist Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan dari An-Nu’man bin Basyir radhiallahu anhu, ia berkata aku pernah mendengar Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasallam bersabda:

Bahaya riba dan Efek Riba

7. Bahaya Riba: Tubuh yang Tumbuh dengan Makan Riba Berhak Disentuh Api Neraka

Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ka’ab Bin Ujroh Radhiallahu Anhu:

Bahaya riba dan Efek Riba

8. Bahaya Riba Dilaknat Oleh Allah dan RosulNya

Hal ini berdasarkan hadist Nabi Sholallahu Alaihi Wasallam:

Bahaya riba dan Efek Riba

9. Bahaya Riba: Dosanya Lebih Buruk dari Dosa Zina

Hal ini berdasarkan hadist Nabi Sholallahu Alaihi Wasallam

Bahaya riba dan Efek Riba

10. Bahaya Riba: Dosanya yang Paling Ringan Seperti Berzina dengan Ibu Kandung

Hal ini berdasarkan hadist Nabi Sholallahu Alaihi Wasallam:

Bahaya riba dan Efek Riba

Itulah sahabat sharingk, sedikit ilmu yang saya dapatkan dari Pesantren Bisnis Indonesia Jatim. Pesantren ini dibina oleh ustadz Arif Abu Syamil. Semoga Allah memuliakannya. Dan semoga Allah kita dapat mengambil manfaat dari artikel ini.

Pesantren Bisnis Indonesia - Ustadz Arif Abu Syamil
Ustadz Arif Abu Syamil (baju putih, 4 dari kiri)

Leave a Comment