Contoh Resensi Buku, Novel, Film, Cerpen Serta Cara Membuat Resensi

Hai sobat sharing, kalian sudah pernah dengar resensi? Resensi memang tidak asing bagi kita, karena ketika masih menempuh pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah pasti sobat menemui pelajaran tentang resensi. Namun bagi kalian yang sekarang baru menempuhnya atau belum sama sekali, kita dengan senang hati berbagi hal tentang resensi. Dalam artikel ini akan dijelaskan cara membuat resensi beserta contoh resensi yang baik. Simak terus ya.


Pengertian Resensi


Ketika sobat ingin membeli buku, pastinya sobat tidak ingin kecewa kan terhadap isi bukunya?. Nah sobat bisa melihat resensi-resensi buku yang ingin kalian beli. Sobat harus tau nih pengertian resensi. Resensi adalah penilaian terhadap suatu karya yang meliputi kekurangan maupun kelebihan.

Karya yang dinilai mulai dari buku, cerpen, novel, sampai film. Resensi sendiri bertujuan untuk mengulas kelebihan serta kekurangan karya tersebut dan itu bisa dilakukan oleh semua orang, termasuk sobat. Nah untuk membuat resensi, yuk simak cara-cara membuat resensi dan contoh resensi berikut ini.


Cara Membuat Resensi


Membuat resensi bukanlah hal yang sulit, bagi sobat yang mengerti cara-cara membuat resensi. Apalagi sobat yang sudah terbiasa menulis akan lebih mudah lagi bukan?

Namun jangan khawatir bagi sobat yang masih belajar untuk menulis resensi, cara-cara menulis resensi bisa kalian baca disini.

Adapun cara-cara membuat resensi sebagai berikut :

Menentukan karya yang akan diresensi

Langkah pertama yang harus sobat lakukan yaitu menentukan karya yang akan diresensi. Misalkan buku, jika kalian ingin meresensi buku tentukan judul buku apa yang akan diresensi.

Untuk mendapatkan bukunya, sobat bisa menggunakan buku pribadi, membelinya di toko buku, atau mengunduhnya secara online. Setelah buku sudah ditentukan baru sobat  bisa melanjutkan ke step berikutnya.

Membaca karya yang akan diresensi

Melakukan resensi harus didahului dengan membaca karyanya, karena di sini kita kan menilai kelemahan dam kelebihan karya tersebut. Jadi sobat harus mengetahui isi di dalam karya (buku), caranya tak lain dengan membacanya langsung.

Menulis Identitas Buku

Langkah selanjutnya yaitu menuliskan identitas dari buku tersebut. Identitas buku bisa meliputi

  • Judul Buku :
  • Penulis :
  • Penerbit :
  • Tahun Terbit :
  • Cetakan :
  • Tebal Buku :
  • Harga Buku :

Identias dari buku akan membantu pembaca untuk memberi gambaran tentang buku tersebut. Identitas bisa sobat tambanhkan dengan yang lain, seperti  nomor ISBN, Editor atau yang lainnya.

Menulis Biografi Penulis

Setelah menulis identitas buku, langkah yang selanjutnya yaitu menuliskan biografi penulis. Penulisan biografi ini tidak usah terlalu panjang, cukup singkat saja. Tujuan penulisan biografi ini hanya untuk memperkenalkan penulis ke pembaca supaya mengetahui latar belakang kepenulisan.

Latar Belakang Buku

Penulisan biografi penulis ini juga bisa diiringi dengan latar belakang buku, jadi pembaca mengetahui mengapa buku ini ciptakan oleh penulis dan sampaikan tujuan penulis membuat buku ini sobat, supaya tujuan tersebut sampai kepada pembaca.

Menulis Isi Buku

Menulis isi buku bukan berarti menulis keseluruhan isi buku ya sobat. Sobat bisa menuliskan sinopsis atau isi singkat dari buku tersebut. Namun perlu sobat ketahui bahwa dalam menuliskan isi buku ini, sobat harus memahami dulu keseluruhan isi. Karena tujuan meresensi buku ini adalah kita akan menyampaikan penilaian buku yang sudah kita ketahui. Sangat kesulitan jika peresensi sendiri tidak mengetahui isi buku itu sendiri. Jadi pastikan sobat paham membacanya dan memahaminya.

Menyampaikan kelemahan dan kelebihan buku

Nah, setelah menceritakan sedikit tentang isi buku, langkah kali ini adalah langkah yang paling penting yaitu inti dari resensi itu sendiri, yaitu menyampaikan kelebihan dan kekurangan isi buku. Tujuan dari menyampaikan kelebihan yaitu untuk mengapresiasi karya yang telah dibuat oleh penulis.

Sedangkan penyampaian kekurangan ini bukan berarti menjelek-jelekkan karya seseorang, namun sebagai bentuk evaluasi supaya karya penulis bisa lebih berkembang. Tidak ada perkembangan suatu karya jika hanya memberikan penghargaan-penghargaan saja, memang kadang memberi kritik / penyampaian kekurangan itu perlu ya sobat.

Penyampaian kelebihan dan kekurangan ini haruslah jujur ya sobat, sangat disayangkan jika kita meresensi buku hanya untuk menjatuhkan karya dan membohongi pembaca.

Kesimpulan resensi bisa sobat tulis dengan hal-hal apa saja yang sudah didapatkan ketika membaca buku tersebut. Sobat bisa menyarankan untuk membaca jika dinilai buku tersebut baik, ataupun sebaliknya. Jadi dikesimpulan ini sobat bisa menyampaikan tujuan sobat meresensi buku ini. Nah, untuk lebih jelasnya, langsung saja simak contoh resensi di bawah ini!


Contoh Resensi Buku


Sobat yang ingin lebih jelas memahami resensi buku, kita akan menyertakan contoh-contoh resensi. Mulai dari resensi buku fiksi, non fiksi, sampai resensi novel. Contoh ini bisa untuk referensi sobat dan sobat bisa memodifikasi sesuai dengan keinginan sobat.


Contoh Resensi Buku Fiksi


Identitas Buku

Judul Buku                  : Koala Kumal

Penulis                         : Raditya Dika

Tebal Buku                  : 250 halaman

Penerbit                      : Gagas Media

Tahun Terbit              : 2015

 

Sinopsis

Raditya dika merupakan salah satu insan kreatif Indonesia yang sampai sekarang populer di seluruh kalangan, terutama kalangan remaja. Karyanya berawal dari hal iseng yang ia lakukan di blog. Ia menulis cerita cerita fiksi yang akhirnya ia himpun menjadi sebuah buku yang berjudul “Kambing jantan” dimana menjadi karya perdananya Radtya Dika.

Setelah Dika memiliki 7 karya buku fiksi, ia terus menulis dan sekarang menjadi hal yang ia tekuni dan tidak menjadi aktivitas iseng lagi. Kini Dika menjadi seorang penulis, sutradara, komika, actor dan sekaligus menjadi seorang youtober.

Tahun 2015 lalu, ia merilis buku barunya yang berjudul koala kumal. Isi bukunya tentunya tak lepas dari kisah manis pahitnya sebuah cinta karena memang Dika sering menulis tentang cinta, namun dengan kreatif ia membalutnya dengan komedi yang menarik.

Dalam bukunya, Raditya dika mengisahkan dirinya seperti kolala, tentang sebuah perasaan patah hari. Ia gambarkan seekor koala yang tengah berimigrasi ketempat lain dari tempat tinggalnya , yaitu hutan. Namun saat kembali koala tersebut kebingungan karena tempat tinggalnya berubah karena telah dirusak oleh manusia yang tidak bertanggung jawab.

Bukunya tersebut mempunyai karakteristik komedi yang unik, dimana komedi yang ia gunakan bukan seperti biasanya ia tulis. Kali ini ia menuangkan komedinya secara halus, dimana ia melibatkan hati dlam komedinya karena ia sendiri memiliki prinsip bahwa membuat sesuatu yang lucu tidak harus menggunakan komedi yang kasar.

Buku Koala Kumal ini memberi hikmah bahwa patah hati adalah suatu proses menuju taraf kedewasaan. Patah hati bukanlah alasan untuk untuk putus asa dalam mengejar cinta. Mengejar sesuatu yang kita harapkan memang butuh perjuangkan, jadi perjuangkanlah cinta semampumu.

Kelebihan

Buku ini cocok untuk dibaca oleh kalangan remaja, karena berisi kisah cinta yang menggelitik. Konsep buku berbeda dengan buku-buku sebelumnya, dengan komedi yang halus ia menuangkan denga kata-kata yang universal dan tentunya mudah dipahami. Dari segi tata tulisannya buku Koala Kumal lebih baik dari buku perdananya “Kambing Jantan”.

Kekurangan

Kekurangan dari buku ini secara keseluruhan adalah tebal buku lebih tipis dibandingkan dengan buku-buku Raditya Dika yang lainnya.


Contoh Resensi Buku Non Fiksi


Identitas Buku

Judul Buku                  : Cewek Smart

Pengarang Buku       : Ria Fariana

Penerbit Buku           : Gema Insani

Kota Terbit                  : Jakarta, Indonesia

Tahun Terbit              : Tahun 2008

Tebal Buku                  : 200 Halaman

 

Sinopsis

Buku “Cewek Smart” di tulis untuk membantu para remaja perempuan supaya mampu menyikapi problematika sekitar. Buku ini juga mengupas bagaimana menjadi wanita yang cerdas serta mempunyai inner beauty (kepribadian) yang baik dimana sesuai dengan syariat

Wanita yang cerdas tidak dapat diukur dari nilai raportnya maupun yang lain, namun wanita yang cerdas yaitu wanita yang mampu memanfaatkan kecerdasaannya untuk menambah keyakinannya, yang mampu mendekatkan dirinya kepada Tuhannya. Ia juga mampu menyelesaikan semua permasalahan hidupnya dengan tolak ukur tertentu serta penuh dengan tanggung jawab. Secara keseluruhan, buku ini membahas mengenai dasar-dasar bagaimana menjadi seorang wanita yang soliha dan wanita yang cerdas.

Buku ini mampu membantu kita menyadarkan sebagai remaja perempuan untuk melakukan sesuatu dan besukap sesuai dengan syariat islam dengan begitu kita dapat meilih mana yang harus dilakukan dan mana yang harus kita tinggalkan. Dengan kata-kata yang bijaksana buku ini lebih menarik seperti kata-kata “Islam mendorong perempuan untuk cerdass agar tiak mudah dibodohi oleh siapapun.”

Kelebihan Buku

Buku ini menawarkan banyak kelebihan, diantaranya buku smart women dapat menjadi tuntunan bagi remaja perempuan pada zaman sekarang, terutama bagi yang sedang ingin berhijrah dan memperbaiki diri. Selain itu bahasa yang digunakan sangat simple, sehingga mudah sekali untuk dipahami . Sampul pada buku ini juga menambah kelebihan dari buku ini, dengan kartun yang lucu dan penuh warna.

Kekurangan Buku

Tidak ada karya yang sempurna, seperti buku ini masih mempunyai kekurangan . Dalam penjualan buku ini masih sangat terbatas dan ilustrasi pada buku ini masih berwarna hitam putih.


Contoh Resensi Novel


Identitas buku         

Judul Buku                 : Laskar Pelangi

Penulis Buku              : Andrea Hirata

Penerbit Buku           : PT Bentang Pustaka

Kota terbit                  : Yogyakarta

Cetakan buku            : III

Tebal buku                  : 533 Halaman

ISBN                              : 979-3062-79-7

 

Sinopsis Novel Laskar Pelangi

Novel yang ditulis oleh Andrea Hirata ini menceritakan tentang perjalanan sepuluh anak Belitung yang tergabung dalam Laskar Pelangi. Mereka adalah Ikal, Lintang, Mahar, Syahdan, Harun, A Kiong, Borek, Trapani, Kucai, dan Sahara, dimana Sahara dalah cewek satu-satunya dalam laskar pelangi.

Pada novel ini menceritakan ketimpangan yang terjadi di pedalaman daerah Belitung, dimana berlimpahnya hasil timah tidak dibarengi dengan kesejahteraan masyarakat disekitarnya. Masyarakat masih ada yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Selain itu novel ini menceritakan semangat bocah-bocah yang ingin merubah nasibnya melalui pendidikan, karena sebagian besar masyarakat lebih memilih anaknya menjadi seorang Asisten Rumah Tangga daripada harus belajar dan sekolah.

Meskipun banyak hal yang menghambat mereka belajar, namun semangat mereka tetap berkobar-kobar. Di sana terdapat sekolah yang dibangun dengan jiwa yang Ikhlas dan semangat juang dari dua orang guru, yaitu Bapak Arfan Efendy Noor sebagai Kepala sekolah dan  seorang guru muda yang bernama Muslimah Hafsari.

Ibu guru ini juga merupakan warga yang masih biasa saja, namun ia tetap bertekad untuk mempertahankan semangat anak didiknya. Sekolah ini pernah dibubarkan oleh Departemen, Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) Sumatera Selatan jarena jumlah muridnya masih kurang. Akankah sekolah ini tetap berdiri?

Sekolah yang dapat berdiri atas uluran tangan sang donator keadaanya sudah roboh, beralaskan tanah, atap yang  bolong-bolong, bangku yang sudah tidak layak dan lebih parahnya, saat malam tiba, tempat tersebut dipakai sebagai tempat penyimpanan ternak.

Karena faslitas sekolahnya masih sangat terbatas, Sekolah hanya bisa memberi honor kepada kepala sekolah dan gurunya berupa beras. Meskipun demikian, kegiatan di sekolah berjalan dengan  lancar, dimana muncul keajaiban-keajaiban setiap harinya. Sang guru juga tidak pernah berhenti untuk memberi semangat kepada murid-muridnya serta menanamkan rasa percaya diri yang tinggi dan jiwa berkompetisi karena menuntut ilmu adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan.

Berkat semangat mereka yang membara, kedua guru tersebut memberi nama mereka dengn sebutan “Laksar Pelangi” dengan julukan itu, salah satu anggota lascar pelangi tersebut mampu menjuarai karnaval dengan mengalahkan sekolah-sekolah lainnya. Begitu juga dengan Ikal dan Lintang serta Sahara yang akhirnya mampu meraih juara lomba cerdas pangkas. Meskipun akhirnya pada awal tahun 1990 an sekolahannya ditutup karena tidak mampu lagi membiayai biaya operasional sekolah lagi.

Di akhir cerita, kedua guru tersebut sangat bangga kepada anggota laskar pelangi karena saat mereka sudah dewasa, semuanya menjadi orang sukses dan salah satunya ada yang menjadi wakil rakyat. Selain itu ada yang menjadi research dan development manager di salah satu perusahaan multi nasional yang paling berpengaruh di negeri ini.

Kelebihan

Novel Laskar Pelangi ini memiliki banyak kelebihan. Pertama karakter yang di dalam buku ini bisa dijadikan sebuah teladan, lalu mampu memberi inspirasi kepada si pembaca dan yang terakhir novel ini menceritakan kejadian yang sangat dekat dengan kita.

Kekurangan

Masih ada beberapa kata-kata yang sulit dipahami karena menggunakan bahasa lokal, dimana dari pembaca dari luar daerah tersebut kesulitan untuk mengartikan bahkan untuk memahaminya.

Kesimpulan

Novel Laskar Pelangi ini sangat menarik untuk dibaca semua kalangan, terutama kalangan muda. Dimana novel ini menceritakan semangat pemuda dalam mengejar impian meskipun mempunyai banyak keterbatasan salah satunya ekonomi. Buku ini juga bagus untuk dibaca untuk sang pendidik (guru) serta pemerintahan, karena dalam buku ini menggambarkan masalah-masalah yang sedang terjadi dinegeri ini serta cara menghadapinya. Buku ini bagus untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Itulah contoh resensi novel kesukaan penulis. Salah satu novel yang memotivasi penulis untuk menulis di blog ini 🙂


Contoh Resensi Film


contoh resensi film

Identitas Film

Judul Film                    : Perahu kertas 1

Sutradara                    : Hanung Bramantyo

Penulis Naskah         : Dewi “Dee” Lestari

Produser                     : Chand Parwez Servia, Putut Widjanarko

Musik                            : Andhika Triyadi

Sinematografi            : Faozan Rizal

Penyunting                 : Cesa david Lickmansyah

Tanggal Rilis                : 16 Agustus 2012

Durasi                           : 107 Menit

Negara                         : Indonesia

Bahasa                          : Indonesia

Produksi                      : Starvision Plus, Bentang Pictures, Dapur Film Indonesia

 

Sinopsis

Perahu kertas adalah film yang mengisahkan dua anak manusia yaitu Kugy dan Keenan. Kugy adalah seorang gadis yang periang, tomboy dan percaya bahwa ia adalah agen dari Dewa Neptunus. Kugy memiliki kebiasan yang aneh, yaitu selalu menghanyutkan perahu kertas ke air. Ia memiliki pandangan yang tidak seperti manusia biasanya, ia cenderung filosofis.

Sementara Keenan adalah seorang pelukis yang berbakat, namun oleh orang tuanya dipaksa untuk kuliah di fakultas ekonomi. Bersama dengan ke empat sahabat kecilnya Keenan menjadi geng yang selalu kompak, salah satunya Kugy. Ternyata diam-diam Keenan jatuh cinta pada Kugy . Dengan berbagai konflik persahabatan mereka pecah.

Karena Keenan merasa gundah gulana, ia akhirnya pergi kerumah Pak Wayan dan menuangkan kegelisannya lewat lukisan. Disana ada Ludhe keponakan Pak Wayan yang berhasil mengembalikan semangat Keenan kembali. Sementara setelah Kugy lulus sidang, kakak Kugy membantu ia magang di biro iklan AdVocaDo milik temannya, yaitu Remi. Prestasi Kugy yang cemerlang akhirnya menarik perhatian Remi.

Kelebihan Film         :

  • Setiap karakter yang dihadirkan dalam cerita dapat di perankan dengan cukup baik .
  • Banyak hal yang dapat diambil pelajaran dari film ini.
  • Film ini menarik karena mengangkat tema yang banyak digemari oleh masyarakat, yaitu tema persahabatan.

Kekurangan Film

  • Film ini masih terbagi menjadi beberapa season, dimana film pertama ini belum akhir dari cerita sehingga penonton harus menunggu film berikutnya untuk rilis.
  • Konflik yang disajikan terlalu kompleks, sehingga memecah konsentrasi dan perhatian penonton.
  • Ending (akhir) cerita kurang jelas, membuat penonton bingung dan menimbulkan rasa penasaran.

Kesimpulan

Film Perahu kertas ini memberi hikmah bagi kita, bahwa setiap manusia memiliki jalan hidupnya masing-masing dan dengan usaha keraslah yang akan mengantar takdir itu ke tangan kita. Dengan demikian kita harus menjadi orang-orang yang percaya diri dalam mengejar cita-cita yang kita impikan.


Contoh Resensi Cerpen


Identitas Cerpen

Judul Cerpen     : Aku Mencintaimu dengan Bismillah

Pengarang          : Benny Can

Penerbit              : –

Tebal Buku          : 192 Halaman

Cetakan               : Tahun 2013

Penerjemah       : –

Sinopsis

Pada cerpen ini terdapat seseorang yang bernama Rendi. Rendi adalah seorang laki-laki yang sangat roamantis, dimana ia memiliki kekasih yang bernama Shekar.  Suatu hari mereka berdua menuju ke pantai saat senja, dan tak disangka Rendi menyatakan rasa cintanya kepada Shekar. Dengan romantisnya ia mengatakan, “Shekar, aku mencintaimu dengan Bismillah.” Setelah itu datanglah Yuli, kawan rendi mengajak Rendi berbicara sejenak jauh dari Shekar. Ia memberi informasi bahwa ternyata Shekar mengidap penyakit Tumor Rahim dan rahimnya sudah di angkat sehingga ia tidak bisa mempunyai anak. Rendi pun terkejut dan memastikan Shekar dengan bertanya kepadanya.

Setelah bertanya kepadanya, Shekar menangis dan langsung berlari, namun Rendi mencegahnya dan mengatakan “Aku memulai cinta ini dengan Bismillah dan tidak mungkin aku berhenti sebelum amin mengamini dan tidak ada alasan untukku untuk meninggalkanmu sebelum Tuhan mengamini mimpi-mimpiku untuk selalu bersamamu. Jantung ini dapat berdetak serasa separuh jantungku ada padamu. Mata ini, jika kau tatap ada ketulusan, lalu peluklah aku dengan kesungguhan.”

Singkat cerita Rendi menerima Shekar apa adanya. Akhirnya Shekar pun tersenyum lalu menjawab “Jangan Tinggalkan aku”.

Kelebihan

Cerpen ini sarat akan makna , jika direnungkan dengan baik akan membuat pembaca terbawa perasaan, bahkan mungkin bisa sampai menangis. Terutama saat Rendi yang tetap menerima Shekar meskipun ia tidak mungkin mempunyai anak. Cerpen ini sanat menarik apabila dijadikan sebuah film.

Kekurangan

Adapun kekurangan dari cerita pendek (cerpen) ini, pada ending (akhir)  cerita kurang jelas, dimana pada akhirnya tidak dijelaskan apakah mereka resmi menikah dan sebagaimananya. Ceritanya hanya selesai sampai perasaan Yuli ketika Rendi tetap menerimanya. Hal tersebut membuat pembaca penasaran dan merasa digantungkan.

Kesimpulan

Cerpen ini merupakan bahan bacaan yang dapat kita renungkan, belajar dari ketabahan Shekar dimana ia diberi cobaan yang tidak bisa memiliki anak karena sakit tumor yang dideritanya serta ketulusan Rendi dalam menerima keadaan Shekar. Cerpen ini juga memberi kita pelajaran bahwa sebelum melakukan apapun ada kata yang harus selalu kita sertakan yaitu bacaan “Basmallah”. Meskipun akhir cerita masih kurang jelas, namun runtutan cerita ini membuat pembaca tercengang.

Demikian cara-cara membuat resensi beserta contoh- contoh resensi yang dapat saya sajikan, semoga selalu bisa membantu sobat. Jangan lupa untuk sharing ke sobat-sobat yang lain ya, selamat menulis.

2 thoughts on “Contoh Resensi Buku, Novel, Film, Cerpen Serta Cara Membuat Resensi

  1. Assalamu’alaikum. Ini blog nya mas udi ya?

Leave a Comment