Pengertian Asimilasi Kebudayaan Lengkap Beserta Contohnya Dalam Kehidupan Sehari-hari

Sahabat sharing, pada kesempatan ini akan saya kupas tentang pengertian asimilasi kebudayaan, sekaligus contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari dengan bahasa yang mudah dipahami.


Pengertian Asimilasi


Secara umum asimilasi adalah meleburnya dua kebudayaan yang berbeda menjadi satu kebudayaan baru. Kebudayaan yang baru tersebut memperkecil  perbedaan diantara dua atau lebih kebudayaan aslinya.

Agar bisa memahami asimilasi secara universal ada baiknya anda simak juga pengertian asimilasi menurut para ahli berikut ini:

Pengertian Asimilasi menurut Alvin L Bertrand

“Asimilasi adalah tingkatan sosial lanjut yang nampak akibat adanya kelompok atau golongan masyarakat yang memiliki perbedaan antar budaya yang saling berinteraksi secara langsung dalam jangka waktu cukup lama yang selanjutnya menghasilkan perubahan kebudayaan, baik dari unsur ataupun secara keseluruhan menjadi sebuah budaya baru”

Pengertian Asimilasi Menurut James Danandjaja

“Ásimilasi adalah suatu proses penyesuaian antar kelompok masyarakat yang mempunyai kebudayaan berbeda dengan identitas dan ciri khas masing-masing yang lema-kelamaan mengalami kemunduran budaya dari salah satu kelompok yang menghadirkan budaya baru”

Pengertian Asimilasi Menurut Vander Zendan

“Asimilasi adalah bagian dari suatu proses antar kelompok dalam berinteraksi sosial dari mulai cara berfikir, saling menghargai, bertindak yang memungkinkan mereka untuk berbaur melahirkan identitas baru sebagai kesatuan sosial”

Pengertian Asimilasi Menurut Koentjaraningrat

“Asimilasi adalah bagian dari proses sosial antar golongan masyarakat dengan kebudayaan berbeda yang selanjutnya berinteraksi sosial secara intensif dan berkelanjutan yang juga membawa unsur dan nilai budaya sendiri-sendiri sehingga bercampur menjadi identitas dan budaya baru”

Pengertian Asimilasi Menurut Milton M. Gordon

Dalam sebuah bukunya yang berjudul Human Nature, Class and Enthicity (1978), Milton menyatakan bahwa “asimilasi bisa menjadi bagian dari akulturasi budaya . Menurut Milton takkan ada asimilasi jika tak diawali dengan akulturasi yang merupakan suatu tahapan dari perubahan pola budaya kelompok tertentu”

Pengertian Asimilasi Menurut Dejun Su, Chad Ricahrdson dan Guan Zen Wang

“Asimilasi budaya menurut mereka adalah suatu proses terjadinya perubahan budaya secara kompleks dalam waktu yang lama dan bersifat keanekaragaman dengan melibatkan kelompok masyarakat seperti pendatang yang selanjutnya berinteraksi sosial dengan masyarakat asli dan mempelajarinya lalu menghasilkan budaya baru”

Pengertian Asimilasi Menurut Ogburn dan Nimkoff

“Asimilasi adalah proses masuknya pengaruh budaya ke budaya lain dan hasil dari peleburan antar orang atau kelompok yang memiliki sejarah, baik dari memorial ataupun sikap yang selanjutnya disatukan dalam interaksi bertahap membentuk budaya baru”

Pengertian Asimilasi Menurut Seymour Smith

Seymour Smith mengeluarkan pendapat yang agak berbeda. Beliau menyebutkan bahwa “Asimilasi adalah salah satu hasil dari akulturasi dengan tahapan dan proses yang lama dan diikuti dengan pola budaya tertentu”

Pengertian Asimilasi Menurut Garbarino

Menurutnya, “Asimilasi adalah hasil serapan dari suatu kelompok mengenai  cara hidup ataupun kebudayaan baru dari budaya yang lama lalu sudah terbentuk dari hasil serapan tersebut”

Setelah membaca pengertian asimilasi dari beberapa ahli tersebut tentunya membuat anda bisa memahami asimilasi dari berbagai sudut pandang.


Perbedaan Asimilasi dengan Akulturasi


Akulturasi  adalah proses sosial dimana budaya asing datang kepada masyarakat berbudaya tertentu. Budaya baru tersebut lambat laun diterima oleh masyarakat tanpa meninggalkan budaya lama.

Pada akulturasi masing-masing kebudayaan saling mempertahankan budayanya, sedangkan pada asimilasi keduanya melebur menjadi satu. Jika masih bingung, perhatikan analogi ini:

Asimilasi

A+B=C

Akulturasi

A+B=AB

Merujuk pada pendapat Milton dan Seymour di atas, bahwa akulturasi dan asimilasi adalah suatu proses. Mulanya masyarakat mengalami akulturasi seiring berjalannya waktu yang terjadi adalah asimilasi.

Mulanya masyarakat saling bertahan menjaga budayanya masing-masing, kemudian melebur menjadi satu.

 

Mungkin kamu perlu baca: Pengertian, Struktur dan Contoh Teks Eksposisi Lengkap


Contoh Asimilasi


contoh asimilasi
ahjur.org

Contoh- contoh asimilasi dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya contoh asimilasi dalam bidang seni suara: Arif suka bernyanyi lagu campur sari Jawa. Sedangkan temannya, si Joni suka lagu-lagu rep dari Amerika. Keduanya berteman baik dan sepakat untuk membuat lagu baru campuran antara campur sari-rep dan dinyanyikan bersama.

Contoh asimilasi dalam seni tulisan, yaitu kaligrafi yang dibawa oleh pedagang-pedagang Arab masuk ke Indonesia sehingga banyak ditiru oleh seniman Indonesia menghasilkan kaligrafi Arab-Indonesia yang unik.

Kemudian contoh asimilasi dalam pakaian,  terjadi saat para Da’i dari Arab menikahi wanita-wanita pribumi yang berpakaian kebaya batik tanpa jilbab. Hasilnya wanita tersebut tetap berkebaya tapi berjilbab dan menutup semua aurat.

Berikutnya contoh asimilasi dalam bidang seni bangunan, misalnya masjid-masjid Tionghoa yang sebelumnya merupakan tempat beribadah orang khonghucu, bentuknya masih seperti bangunan china, tapi terdapat kubah di bagian atasnya.

Selanjutnya contoh asimilasi dalam bidang bahasa, misalnya antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Yaitu banyak kosa kata inggris yang diserap ke dalam bahasa Indonesia karena bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional.

Lalu contoh asimilasi dalam bidang pendidikan, misalnya antara metode pendidikan di Indonesia yang banyak hafalan dan mengasah otak kiri dengan metode pendidikan barat yang lebih banyak ‘problem solving’ menjadi sebuah kurikulum yang afektif.

Terakhir contoh asimilasi dalam kepercayaan. Sebelum Islam datang, orang Indonesia beragama Hindu-Budha, Animisme-Dinamisme. Mereka sering melakukan ritual sesajen  yang  dipersembahkan kepada tuhannya untuk menghindarkan sial.

Setelah Islam datang ritual-ritual itu melebur dengan syariat Islam berupa sedekah.  Ritual itupun berganti nama menjadi selamatan yang bertujuan untuk bersedekah dan berdzikir kepada Allah.

Meskipun terjadi perbedaaan pendapat di kalangan para ulama’ mengenai hukum selamatan, tapi mayoritas masyarakat di Indonesia masih menerapkannya. Wallahu A’lam..

Bila masih bingung, kamu bisa tonton video contoh asimilasi di Malaysia berikut ini supaya lebih mengkristal dalam ingatanmu.

Nah… setelah melihat video contoh asimilasi budaya di atas pasti sobat sudah bisa memahami bagaimana terjadinya asimilasi dalam kehidupan masyarakat.

Baca juga: Contoh CV lamaran kerja


Faktor Pendorong Terjadinya Asimilasi Kebudayaan


contoh pendorong asimilasi
wikipedia.org

Sebenarnya asimilasi adalah sunnatullah yang menjadi kecenderungan dasar masyarakat sosial. Faktor-faktornya adalah sebagai berikut:

  1. Perbedaan budaya, bahasa, agama, suku, ras dan lain-lain. (lihat di: contoh asimilasi)
  2. Sifat sosial manusia yang mendorong antar individu manusia saling berinteraksi dan bergaul.
  3. Kecenderungan manusia untuk selalu berubah, sehingga mudah menerima hal baru dari budaya lain.
  4. Sikap saling menghargai.
  5. Toleransi yang tinggi antar kelompok dan individu.
  6. Sikap terbuka suatu kelompok penguasa di masyarakat.
  7. Terdapat persamaan visi, misi.
  8. Terdapat persamaan musuh dari luar.
  9. Banyaknya perkawinan campuran.

Faktor Penghalang Asimilasi


Biasanya hal umum yang dapat menghalangi asimilasi adalah sebagai berikut

  1. Kurangnya pengetahuan tentang budaya baru yang dihadapi.
  2. Kekhawatiran masyarakat terhadap budaya baru yang datang.
  3. Perasaan bahwa budaya kelompok tertentu lebih tinggi dari pada budaya lain. Sehingga menimbulkan perasaan lebih tinggi.
  4. Perbedaan ciri fisik yang mencolok seperti warna kulit, tinggi badan dan karakter rambut.
  5. Minoritas yang menderita atas kebijakan kelompok yang berkuasa.
  6. Perasaan bahwa Individu terikat pada suatu budaya kelompok tertentu.

Dampak Asimilasi


Asimilasi dalam kehidupan masyarakat Indonesia bisa berdampak positif maupun negatif. Asimilasi berdampak positif apabila dapat menambah kerukunan, keragaman, dan peningkatan kualitas hidup.

Contoh asimilasi dengan budaya barat bernilai posifif karena dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ilmu pengetahuan. Selain itu masyarakat juga dapat berfikir lebih terbuka. Namun dampak buruknya masyarakat Indonesia juga banyak menyerap budaya barat yang negatif, seperti cara berpakaian dan kehidupan hedonisnya.

contoh asimilasi dengan budaya timur juga bernilai positif karena dapat meningkatkan derajat kemanusiaannya, selain itu juga  lebih mendekatkan pada jati dirinya sebagai muslim (Indonesia mayoritas muslim). Namun efek buruknya masyarakat Indonesia mendapat stigma negatif dari dunia, bahwa masyarakat Indonesia intoleran dan lain-lain.

Sehingga menjadi tugas bersama warga masyarakat Indonesia untuk lebih bijaksana dalam menyerap dan mengadopsi setiap budaya baru dari luar Indonesia atau dari luar kelompok. Gunakan jika dirasa baik, dan tinggalkan jika dirasa buruk.

Baca Juga: Contoh Invoive/Faktur Tagihan

Leave a Comment