BAGAIMANA MEMILIH TEMAN BAIK? SIMAK!

Manusia adalah makhluk sosial, sehingga selalu membutuhkan seorang teman dalam menghadapi setiap episode hidup. Manusia harus memilih dalam berteman agar tidak terjebak dalam pola hidup yang tidak baik. Ada beberapa kriteria untuk memilih seorang teman. Diantaranya:

1. Suka mengingatkan pada kematian

Maaf ini bukan bermaksud horor yaa, hehe. Kenapa? Karena manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Kebanyakan orang lupa bahwa yang paling dekat dengannya adalah kematian. Sudah banyak contoh kejadian, orang-orang yang sangat hati-hati berjalan di tepi trotoar akhirnya tertabrak mobil yang ugal-ugalan sampai mati di tempat. Ada juga orang yang sedang santai di rumah tiba-tiba terkena serangan jantung atau angin duduk, akhirnya mati muda.

Sangat berbahaya jika kamu mati mendadak dalam kondisi belum sholat, belum berhijrah atau sedang maksiat. Bisa jadi kamu masuk dalam kategori mati su’ul khotimah. Naudzubillahi min dzalik. Kita semua berharap mati dalam kondisi siap, dalam kondisi tidak ada melalaikan kewajiban dan tidak melanggar larangan Allah SWT.

Maka beruntunglah orang yang mempunyai teman selalu mengingatkan pada “persiapan mati”. Karena kematian bisa datang kapan saja. Bukan matinya yang harus kamu takuti, tapi mati dalam kondisi buruk itu yang harus dihindari.

2. Tidak Suka menggunjing

Teman yang selalu menolak saat diajak membicarakan aib orang adalah teman yang baik. Berarti dia juga selalu menolak saat orang lain mengajaknya membicarakan kekurangan anda. Teman seperti ini harus kamu jadikan sahabat. Karena dia pasti menutupi kekuranganmu dan menjaga rahasiamu.

Jangan sampai salah menganggap bahwa teman yang baik adalah teman yang asyik diajak ngobrol tanpa ada batasan. Itu salah besar!

3. Hadir dalam kesulitan

Teman yang selalu hadir saat sedang sulit harus kamu jadikan sahabat dekat. Dia adalah orang yang memenuhi kriteria “sahabat” menurut Ali Bin Abu Tholib RA. Dalam kisahnya, Sahabat Ali pernah ditanya seseorang, kurang lebih seperti ini:

“Wahai Ali, banyak sekali yang berkunjung kepadamu. Sebenarnya berapa jumlah sahabatmu?”

Sayyidina Ali menjawab: “Nanti akan aku hitung saat aku sedang kesulitan”

Jawaban Sahabat Ali ini menegaskan bahwa sahabat sejati adalah dia yang hadir dalam kondisi sulit / sempit.

4. Selalu menantangmu

Yaa, teman yang baik selalu menantang kamu, tapi tidak pernah meninggalkan kamu. Dia hanya ingin memacu semangat kamu berjuang bersamanya. Indah bukan?

Ada ungkapan yang mengatakan “motivasi terkuat bisa jadi bukan datang dari temanmu, tapi dari musuhmuu”. Sahabat yang baik biasanya akan menyamar menjadi lawan kamu, tapi dia menunggu jika kamu tertinggal.

5. Berakhlak baik

Pilihlah teman yang lebih baik perilakunya dari pada kamu. Agar kamu mendapat pengaruh yang baik darinya. Karena bertumbuh menjadi lebih baik itu berat dan sulit. Kamu butuh orang yang selalu mendorong langkahmu  menuju lebih baik. Karena kamu adalah cerminan dari temanmu. Jika temanmu baik maka otomatis kamu akan terjaga dalam kebaikan. Begitu juga sebaliknya.

Rasulullah SAW bersabda “Seseorang dapat dilihat dari agama teman dekatnya, maka hendaknya kalian memerhatikan siapakah teman dekatnya.” (HR. Ahmad). Hadist nabi ini cukup kuat menjadi landasan kita memilih teman yang baik saja menjadi sahabat.

Selain itu, teman yang lebih baik atau lebih beriman dapat menolong kamu di akhirat. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda “…setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang dicintainya” (Hadist Bukhori dan Muslim). Jika di akhirat nanti kamu tidak masuk dalam kriteria penghuni syurga, maka teman baikmu tersebut akan mencari dan meminta kepada Allah untuk menaikkan kamu ke syurga. Karena dia mencintaimu.

Itulah ciri-ciri teman yang baik buat kamu, semoga dapat bertemu dengan teman-teman yang memiliki kriteria di atas.

Leave a Comment